Unknown
On Rabu, 06 Februari 2013
MEMAHAMI SISTEM OPERASI JARINGAN GUI REDHAT LINUX 9
Memahami Sistem Operasi Jaringan Berbasis GUI Redhat Linux 9
Untuk
dapat melakukan instalasi sistem operasi jaringan Redhat Linux 9 dengan
baik dan benar diperlukan pemahaman yang baik akan kebutuhan sistem dan
kondisi yang ada. Tanpa adanya pemahaman yang baik, implementasi sistem
komputer dapat menjadi masalah yang serius di kemudian hari. Sistem
operasi jaringan memegang peranan yang sangat vital dalam implementasi
sistem berbasis komputer. Sistem operasi jaringan harus sesuai dengan
kebutuhan dan kemampuan yang ada.
Redhat Linux 9 merupakan salah satu varian dari Sistem Operasi Linux yang cukup populer di lingkungan pengembang softwareopen source.
Dengan mahalnya software dan
sistem operasi Microsoft Windows, mendorong banyak pemakai komputer
baik instansi, perusahaan maupun perkantoran untuk beralih ke Linux.
Redhat merupakan suatu perusahaan yang mengembangkan sistem operasi open source yang sudah lama mengembangkan Linux. Redhat 9 merupakan pengembangan dari versi Redhat sebelumnya yaitu versi 8, versi 7 dan versi-versi sebelumnya.
2) Kebutuhan Hardware
Pada awal
perkembangannya Linux dapat berjalan pada mesin komputer ISA, EISA, VESA
Local Bus atau PCI 80836, 80486 dengan spesifikasi hardware pada jaman itu yang masih sangat minim. Linux sebenarnya tidak membutuhkan spesifikasi hardware yang besar. Namun perkembangan dunia hardware juga tidak menjadikan Linux sebagai sistem operasi ketinggalan jalan. Dengan konsep open source para pengembang Linux terus mengembangkan sistem operasi ini mengikuti perkembangan jaman.
Redhat 9 memberikan spesifikasi hardware minimal yang dibutuhkan agar sistem dapat berjalan dengan baik. Spsesifikasi tersebut adalah sebagai berikut :
Prosesor : Pentium I 200 (untuk mode text)
Pentium II 400 (untuk mode grafik)
Rekomendasi Pentium III 600 MB ke atas
Hard disk : 475 MB (Untuk custom installation)
850 MB (Untuk Server)
1,7 GB (Untuk Personal Desktop)
2,1 GB (Untuk Workstation)
Rekomendasi 10 GB ke atas
Memory : 64 MB (untuk mode text)
128 MB (Untuk mode grafik)
Rekomendasi 192 MB agar berjalan dengan baik
Sebelum
memulai instalasi Redhat Linux 9, perlu diketahui bahwa sistem operasi
Redhat Linux berbeda dengan sistem operasi Microsoft Windows. Redhat
Linux membutuhkan partisi hard disk minimal menjadi 2 bagian
yaitu sebagai /root dan swap. Besarnya nilai partisi dari /root dan swap
dapat diatur sesuai kebutuhan. Swap merupakan penyimpanan data
sementara selama proses berlangsung hampir mirip dengan virtual memory
di Windows. Linux dapat mempunyai partisi lain seperti /usr, /boot dan /var.
3) Metode Instalasi
Hal yang perlu dipahami oleh orang yang akan melakukan instalasi
sistem operasi yaitu bagaimana mendapatkan masternya. Master sistem
operasi yang akan diinstal ke komputer biasanya disimpan dalam media
penyimpanan elektronis seperti floppy disk atau disket, CD-ROM, DVD-ROM, Flash Disk, PCMCIA, Hard disk, DVD-ROM dan media penyimpanan elektronis lainnya.
Untuk melakukan instalasi
sistem operasi diperlukan master sistem operasi yang tersimpan dalam
media penyimpanan elektronis. Ada beberapa media penyimpan file yang
digunakan untuk menyimpan master file sistem operasi jaringan. Beberapa
sistem operasi menyediakan pilihan bagaimana melakukan instalasi sistem
operasi berdasarkan letak dimana file master sistem operasi disimpan.
Metode instalasi berdasarkan letak file sistem operasi disimpan yaitu :
a) CD-ROM
Metode instalasi sistem
operasi yang paling banyak digunakan adalah dengan CD-ROM. Hal ini
disebabkan karena CD-ROM merupakan media penyimpanan yang handal,
berkapasitas besar (700 MB), tahan lama, murah dan fleksibel untuk
dibawa kemana-kemana.
CD-ROM sering kali digunakan untuk menyimpan file atau data elektronis. Banyaksoftware, Film, Musik dan data-data lainnya didistribusikan dalam bentuk CD-ROM
b) Hard Disk
Instalasi sistem operasi dapat juga dilakukan melalui hard disk yang telah berisi master sistem operasi. Hard disk merupakan media penyimpanan yang harus dimiliki oleh komputer dewasa ini. Tanpa hard disk komputer tidak dapat berfungsi karena sistem operasi sekarang ini harus diinstalasi ke hard disk, demikian juga dengan software, film dan musik dapat disimpan dalam hard disk. Dengan kemajuan teknologi hard diskdewasa ini memiliki kapasitas yang sangat besar (200 GB atau lebih) dengan harga yang cukup murah.
c) NFS Image
Instalasi sistem operasi
jaringan (Linux Redhat) dapat dilakukan melalui NFS Server. Untuk
instalasi dengan NFS Server ini dibutuhkan network atau PCMCIA boot disket (bootnet.img).
Gambar 1. Proses Instalasi Melalui NFS Server
d) FTP
Instalasi sistem operasi Linux Redhat 9 dapat dilakukan melalui FTP Server. Untuk instalasi dengan FTP ini dibutuhkan network atau PCMCIA boot disket
(bootnet.img). Proses instalasi melalui FTP memerlukan akses jaringan
sehingga jarang dilakukan karena distribusi sistem operasi dengan media
lain mudah didapatkan.
Gambar 2. Tampilan Instalasi Redhat dengan FTP.
e) HTTP
Instalasi sistem operasi Linux Redhat 9 dapat dilakukan melalui HTTP Server. Untuk instalasi dengan HTTP ini dibutuhkan network atau PCMCIA boot disket (bootnet.img). sama seperti pada FTP proses instalasi akan berjalan lambat jika jaringan komputer tidak baik.
a. Rangkuman 2
1) Redhat Linux 9 merupakan salah satu dari sistem operasi jaringan berbasis GUI yang banyak digunakan karena bersifat free.
2) Untuk melakukan instalasi sistem operasi komputer jaringan Redhat Linux 9 diperlukan spesifikasi hardware minimal sebagai berikut :.
Prosesor : Pentium I 200 (untuk mode text)
Pentium II 400 (untuk mode grafik)
Rekomendasi Pentium III 600 MB ke atas
Hard disk : 475 MB (Untuk custom installation)
850 MB (Untuk Server)
1,7 GB (Untuk Personal Desktop)
2,1 GB (Untuk Workstation)
Rekomendasi 10 GB ke atas
Memory : 64 MB (untuk mode text)
128 MB (Untuk mode grafik)
Rekomendasi 192 MB agar berjalan dengan baik
3) Master
sistem operasi komputer biasanya disimpan dalam media penyimpanan
elektronis seperti Floppy Disk, PCMCIA, Flash Disk, CD-ROM, DVD-ROM, Hard disk dan media penyimpanan elektronik lainnya.
4) Beberapa
sistem operasi menyediakan beberapa pilihan metode instalasi sistem
operasi komputer berdasarkan letak dimana master sistem operasi disimpan
yaitu :
· Dari CD-ROM
· Dari Hard disk
· Dari NFS Server
· Dari FTP Server
· Dari HTTP Sever
Diberdayakan oleh Blogger.